1. Membangun webserver via Macports

    Secara default, Leopard maupun Snow Leopard sebenarnya sudah terintegrasi dengan aplikasi webserver yang lengkap. Apache dan PHP sudah ter-include didalamnya. MySQL saja yang belum ada dalam paket, sebenarnya kita tinggal install MySQL sendiri juga bisa.

    Macports, dapat dikatakan merupakan sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai manajemen paket/aplikasi di sistem operasi yang dibuat Apple. Sehingga kita dapat menginstal berbagai macam aplikasi dengan mudah semudah jika menggunakan apt atau yum di Linux.

    Sekarang kita mulai, go..go..go..

    Download Macports id www.macports.org, sesuaikan dengan sistem yang digunakan, Tiger, Leopard ataupun Snow Leopard. Install Macports hingga selesai. (Setelah selesai disarankan untuk logoff dari system terlebih dahulu). read more »

  2. Inactive Memory

    Ya, inactive memory atau kasarnya kalo boleh saya katakan adalah memory yang tidak aktif digunakan oleh sistem. Di sistem operasi yang saya pakai kebetulan ada aplikasi yang bernama Activity Monitor, dimana aplikasi ini mirip dengan Task Manager di sistem operasi lainnya.

    Lewat aplikasi ini kita dapat melihat seberapa besar memory yang digunakan oleh sistem kita, dimana salah satu keterangan yang ditampilkan adalah “inactive memory”. Pada awalnya sempat bingung, dengan RAM sebesar 2GB kok kadang terasa lambat untuk menjalankan aplikasi-apliaksi tertentu. Ternyata setelah dibuka aplikasi “Activity Monitor” tertera bahwa disana ada “inactivity memory” yang lumayan besar, bahkan pada keadaan tertentu bisa menghabiskan total memory. read more »

  3. Ubuntu – Linux for Human Beings! (Karmic Koala)

    6/12/2009
    By eko, category: Linux

    Sejak akhir bulan Oktober kemarin, Ubuntu telah mengeluarkan versi terbaru yaitu 9.10 (Kamic Koala). Pada versi ini Ubuntu menurut saya pribadi terasa jauh lebih nyaman dibandingkan dengan versi Ubuntu 9.04 sebelumnya. Hal ini pula yang mungkin membuat saya jatuh hati kembali dengan Ubuntu ini meskipun belum melunturkan rasa cinta saya dengan Leopard.

    Screenshot-Ubuntu - Linux for Human Beings!

    read more »

  4. Hidden File

    26/09/2009
    By eko, category: Mac, Tips

    Sejak kemarin kok terasa aneh ini Leopard, ketika membuka Finder dan diarahkan ke “Macintosh HD” selalu muncul beberapa direktori yang biasanya tidak pernah tampak. Seperti ini tampak Findernya.

    Direktori muncul pada Finder

    read more »

  5. HTML5… Kenapa tidak

    6/08/2009
    By eko, category: (X)HTML

    HTML (HyperText Markup Language) merupakan sebuah markup language yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai macam informasi ke dalam sebuah browser internet.

    Kita mengenal adanya berbagai jenis model HTML, baik itu versi maupun yang laennya. Sebut saja HTML 3, HTML 4, XHTML dan SGML. Sekarang ini banyak sekali digunakan model XHTML, baik yang XHTML 1.0 atau XHTML 1.1. Selain itu juga ada anak-anak dari XHTML tersebut, dari yang Transitional, sampai strict.

    Belakangan ini sudah ada draft untuk perkembangan HTML, yakni HTML 5. Dimana dalam HTML 5 ini ada beberapa penambahan “tag” baru yang hanya dapat dimenerti oleh browser-browser baru. Tag tersebut diantaranya “section, article, footer, audio, video, progress, nav, meter, time, aside, canvas serta datagrid.

    read more »

  6. Port 10088 ke 80

    15/07/2009
    By eko, category: Apache

    Berdasar posting sebelumnya, dimana secara default port untuk ZS-CE adalah 10088 yang terasa agak aneh bagi sebagian orang. Ambil contoh jika kita akan membuka halaman localhost harus mengetikkan

    http://localhost:10088/

    terasa agak aneh bukan ? bagaimana kita mensiasati hal ini? yang jelas kita harus mengubah beberapa parameter di dalam file konfigurasi Apache yang terdapat dalam ZS-CE.

    $ sudo /usr/local/zend/bin/zendctl.sh stop-apache
    $ sudo pico /usr/local/zend/apache2/conf/httpd.conf
    

    kemudian rubah nilai “Listen 10088″ menjadi “Listen 80″ (tanpa tanda petik).

    $ sudo pico /usr/local/zend/apache2/bin/apachectl

    rubah nilai

    STATUSURL="http://localhost:10088/server-status"

    menjadi

    STATUSURL="http://localhost:80/server-status"

    setelah itu start kembali ZS-CE.

  7. Zend Server Community Edition

    Alternatif lain sebagai server siap pakai yang tersedia di beberapa sistem operasi telah bertambah, setelah yang lebih dulu dikenal, seperti PHPtriad, XAMPP, WAMP, MAMP dan masih banyak yang lain nya.

    Zend kini juga menyediakan aplikasi semacam itu, Zend Server Community Edition. Seperti dapat dilihat dari namanya, maka server ini bersifat community dan dapat diperoleh dengan gratis di situs resmi Zend.

    Seperti dikutip dari situs Zend, Zend Server Community Edition (ZS-CE) ini memiliki beberapa feature diantaranya:

    • Application performance optimization (data caching and bytecode acceleration)
    • All-in-one native installers for Linux, Windows and Mac OS
    • A certified PHP distribution
    • Zend Framework
    • Apache (or IIS integration)
    • MySQL (on Windows)
    • Out-of-the-box connectivity to all common databases
    • Java code connectivity
    • Web-based PHP administrator console

    read more »

Recent Post

Recent Comment

Archive